JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan lebih memilih
pemerintah untuk mengimpor sapi betina hidup dan sapi bakalan (anakan
sapi) hidup ketimbang mengimpor dagingnya. Pasalnya, sapi betina hidup
dan sapi bakalan hidup dapat dikembangbiakan.Dahlan menambahkan, jika impor sapi betina dan sapi bakalan tersebut dilakukan, maka akan berdampak baik guna memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia akan daging.
"Daripada impor daging, lebih baik impor sapi, masih bisa dikembangbiakan," kata Dahlan, sebelum memenuhi panggilan Presiden ke Istana, di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (14/2/2013).
Pernyataan Dahlan pun seolah mematahkan upaya pemerintah yang tengah gencar mengurangi impor sapi. Menurut Dahlan, selama yang dilakukan adalah impor sapi betina dan sapi bakalan maka hal tersebut tidaklah salah.
Apalagi, jika impor sapi tersebut ditujukan untuk BUMN Peternakan, maka diperkirakan akan memperkuat koor bisnis para peternak sapi. "Kalau impor sapi sebaiknya sapi betina, supaya bisa beranak di sini," kata dia.
Begitupun untuk swasta, Dahlan juga mempersilahkannya agar swasta juga meminta alokasi impor sapi, selama yang diimpor tersebut adalah sapi betina dan sapi bakalan.
"Swasta juga enggak apa-apa, asal dikaitkan dia mau impor sapi betina atau anak sapi. Izinnya kan nanti tidak hanya dari Kementan, dari Menko juga. Kalau saya setuju pada logikanya saja," tukas dia.
Sumber : okezone.com





Posting Komentar